Archive for April 2016

Penutupan pada Kunjungan Kedelapan

Selasa, 12 April 2016
Posted by Unknown
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

(Berpose sebelum melakukan kunjungan.)

     Halooo, kembali lagi bersama kami Generasi Kreatif. Kali ini kami ingin berbagi cerita tentang kunjungan kami yang kedelapan ke TPA Al-Iman. Kunjungan ini adalah kunjungan penutup rangkaian acara kami. Pada kunjungan kali ini, agenda yang dilakukan adalah :

1. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
2. Permainan alat peraga
3. Apresiasi terhadap karya yang telah dibuat oleh anak-anak
4. Pemberian souvenir sebagai ungkapan rasa terimakasih dan kenang-kenangan

     Langsung saja, setelah acara dibuka oleh Mas Abiyan dengan pembacaan surat Al-Fatihah bersama anak-anak, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mas Arga berperan sebagai dirijennya.

(Link video menyanyikan lagu Indonesia Raya : https://youtu.be/Z4TWS4FKNZM)

     Setelah menyanyika lagu Indonesia Raya, acara dilanjutkan dengan permainan alat peraga. Dengan memanfaatkan tongkat narsis yang kami bawa, anak-anak diminta kreatif untuk berimajinasi. Setiap anak memanfaatkan tongkat narsis untuk menganggap tongkat narsis itu adalah benda yang lain. Misalnya, tongkat narsisnya dianggap sekop. Maka bisa diperagakkan seolah-olah sedang mengambil pasir dengan tongkat narsis. Anak-anak berbaris dari depan ke belakang untuk menunggu gilirannya masing-masing. Gaya yang sudah dipakai tidak boleh dipakai ulang.

(Link video permainan alat peraga : https://youtu.be/xRMV9UJuyNQ)

     Dilanjut dengan acara apresiasi terhadap karya yang telah dibuat oleh anak-anak. Ada empat kategori berbeda untuk masing-masing kelompok, yaitu tercepat, terrapih, terinovatif, dan terkompak. Untuk tercepat diberikan kepada kelompok satu, terrapih untuk kelompok dua, terinovatif untuk kelompok tiga, dan terkompak untuk kelompok empat,


 (Kelompok satu sebagai kelompok yang tercepat.)

 (Kelompok dua sebagai kelompok yang terrapih.)

(Kelompok tiga sebagai kelompok yang terinovatif.)

(Kelompok empat sebagai kelompok yang terkompak.)

     Dalam masing-masing hadiah yang diberikan, ada tiga benda, yaitu :


- Stik es krim
- Makanan
- Kata kutipan sesuai kategori masing-masing

     Stik es krim yang kami berikan semoga bisa dipakai anak-anak untuk berkreasi membuat hal yang mereka inginkan. Sementara itu, kata kutipan yang kami berikan untuk masing-masing kategori adalah sebagai berikut :

(Kata kutipan untuk kelompok yang tercepat.)

(Kata kutipan untuk kelompok yang terrapih.)

(Kata kutipan untuk kelompok yang terinovatif.)

(Kata kutipan untuk kelompok yang terkompak.)

(Membuka hadiah.)

(Kebersamaan.)

     Ketika anak-anak sedang sibuk makan, kami diam-diam memasang souvenir yang telah kami siapkan. Ketika sudah selesai dipasang, anak-anak langsung mengerubungi dan berebut memainkannya hahaha...

(Souvenir sebagai ungkapan rasa terimakasih dan kenang-kenangan.)

(Link video : https://youtu.be/ixyGW14kUTg)

     Semoga kunjungan-kunjungan yang telah kami lakukan ke TPA Al-Iman bisa bermanfaat bagi anak-anak. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi penerus yang keren. Dan menjadi anak-anak yang kreatif untuk kebaikan. Tidak lupa kami berterimakasih kepada duo guru muda pengajar anak-anak mengaji, Fauzan dan Fathul yang mendukung proyek kelompok kami. Juga tidak lupa teman-teman yang sempat ikut membantu, yaitu Bambang (kelas A teknik industri 2015) dan Dhani (teman kos Arga). Salam kreatif !




Assalamu'alaikum Wr. Wb.

     Kembali lagi bersama kami Generasi Kreatif. Kali ini kami ingin berbagi cerita tentang kunjungan kami yang ketujuh ke TPA Al-Iman. Pada kunjungan kali ini, kami dan anak-anak menonton film bersama. Film yang kami tonton masih sesuai dengan tujuan proyek kelompok kami, yaitu menumbuhkan pribadi yang kreatif dalam diri anak-anak. Film yang kami pilih untuk ditonton bersama adalah "Big Hero 6".


(Poster film "Big Hero 6".)

Trailer "Big Hero 6" :
- Official US Trailer 1 (https://www.youtube.com/watch?v=z3biFxZIJOQ)
- Official US Trailer 2 (https://www.youtube.com/watch?v=8IdMPpKMdcc)

     Film ini bercerita tentang seorang anak jenius bersama robotnya, Baymax. Film ini mengajarkan anak-anak untuk kreatif, gigih (dicontohkan dengan pembuatan Baymax yang baru berhasil pada percobaan yang ke-84 !), rendah hati, dan semangat menciptakan teknologi demi kebaikan.

(Suasana ketika menonton film "Big Hero 6".)

(Begitu lahapnya anak-anak hehehe....)

(Tidak lupa untuk menjaga kebersihan.)

     Walaupun acara pada kunjungan kali ini sederhana, semoga anak-anak bisa mengambil pesan moral dari film "Big Hero 6" ini. Salam kreatif ! 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

     Hai ! Kembali lagi bersama kami Generasi Kreatif. Kali ini kita akan berbagi cerita tentang kunjungan kami ke TPA Al-Iman yang keenam. Kunjugan kali ini berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya. Pada kunjungan yang keenam ini, kita berfokus menghibur adik-adik TPA Al-Iman. Hal ini dilakukan agar rangkaian acara tidak terkesan monoton dan menghindari kejenuhan adik-adik TPA Al-Iman. Sekali-sekali kita refreshing bareng lah...hehehe
    Agenda yang kami lakukan bersama dengan adik-adik TPA Al-Iman adalah bermain lempar air. Permainan yang menyenangkan dengan peralatan yang sederhana. Peralatan yang kami persiapkan adalah :

(Peralatan yang dibutuhkan untuk permainan lempar air.)

- Kardus yang dibentuk menyerupai tameng
- Plastik yang diisi air

     Cara bermainnya anak-anak dibagi menjadi dua tim. Dalam setiap tim ada yang memegang tameng dua buah. Setiap tim mempunyai amunisi, plastik yang diisi air, yang sama jumlahnya. Untuk memenangkan permainan ada dua cara. Pertama, melemparkan amunisi ke badan setiap anggota tim lawan. Kedua, mengambil atau merobek semua tameng yang dimiliki tim lawan.
     Dalam permainan pertama, pembimbing yang ikut bermain bersama anak-anak adalah Abiyan dan Arga. Kedua pembimbing ini menjadi lawan untuk satu sama lain. Sedangkan Rio merekam permainan. Permainan pertama dimenangkan oleh tim Mas Arga.

(Link video permainan pertama : https://youtu.be/Vv56dtWh54M)
   
     Selanjutnya istirahat sejenak, anak-anak membeli minuman di dekat lokasi permainan sambil makan makanan dari Mas Rio. Sedangkan Abiyan dan Rio kembali ke TPA untuk membuat amunisi baru.




     Permainan kedua pun dimulai. Sistem permainan berbeda dari yang pertama. Amunisi tidak dibagikan, tetapi disebar di lapangan oleh Mas Rio yang tidak ikut bermain. Permainan kedua dimenangkan oleh tim Mas Abiyan setelah ia merobek tameng Mas Arga dengan susah payah hahaha...

(Link video permainan kedua : https://youtu.be/-49rsa4kaiM)
   
     Setelah permainan selesai, tidak lupa kami memungut plastik-plastik dan kadus-kardus bekas bermain. Sayang tidak terdokumentasikan.

     Setelah kembali bersama anak-anak ke TPA, kami mengakhiri kunjungan keenam ini dengan berfoto bersama.


Prakarya Bebas pada Kunjungan Kelima

Senin, 11 April 2016
Posted by Unknown
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

     Kembali bersama kami Generasi Kreatif ! Yeaaa.... Kali ini kita akan berbagi cerita tentang kunjungan proyek kelompok kami yang kelima. Seperti kunjungan sebelum-sebelumnya, agenda kunjungan terdiri atas dua agenda pokok, yaitu permainan dan pembuatan prakarya. Permainan yang dimainkan pada kunjungan kali ini adalah permainan tebak gerakan tubuh. Sedangkan pembuatan prakaryanya berbeda dengan konsep pembuatan prakarya sebelum-sebelumnya. Biasanya kami menunjukkan contoh prakarya yang telah kami buat terlebih dulu untuk dijadikan acuan bagi anak-anak. Sekarang, kami hanya menyediakan bahan-bahan yang bisa digunakan anak-anak untuk membuat prakaryanya.
     Dalam setiap kunjungan yang dilakukan hari Selasa atau Rabu, acara selalu dibuka dengan pembacaan surat pendek Al-Qur'an terlebih dahulu. Kami mengikuti anak-anak dan pengajar TPA membaca surat pendek Al-Qur'an. Setelah pembacaan surat pendek Al-Qur'an selesai, acara baru kami mulai dengan pembawa acaranya, yaitu Mas Jeje...(Jeehad).
     Agenda pertama pun dimulai, yaitu permainan.

 (Kami menjelaskan permainan tebak gerak tubuh kepada anak-anak.)

     Anak-anak berbaris ke belakang. Anak yang berada di paling belakang bertugas mengubah kata-kata yang kami ucapkan kepadanya menjadi gerakan-gerakan tubuh. Gerakan tubuh yang diperagakan harus mudah dimengerti oleh anak-anak yang lain karena gerakan tubuh ini akan diperagakan oleh anak-anak di depannya sesuai pengertian masing-masing. Sementara itu, tugas anak yang berada di paling depan adalah menebak gerakan tubuh yang diperagakan teman di belakangnya dengan kata-kata. Jika kata yang diucapkan anak paling depan sesuai dengan apa yang kami ucapkan, berarti mereka berhasil. Jika tidak, kami akan tanyakan ke anak-anak yang ada di belakangnya apa arti gerakan yang mereka peragakan.


     Setelah permaian usai, acara dilanjutkan dengan pembuatan prakarya. Alat-alat yang kami sediakan adalah :
- kardus
- kertas origami
- penggaris
- gunting
- lem
- spidol

(Suasana pembuatan prakarya.)

(Kelompok satu yang ingin membuat relief.)

(Kelompok dua yang ingin membuat kebun binatang.)

(Kelompok tiga yang ingin membuat pangkalan militer.)

(Arga yang sedang membuat prakaryanya sendiri.)

     Pada kunjungan kali ini, beberapa anak berhalangan untuk hadir maka pembuatan prakarya dibagi menjadi tiga kelompok. Karena satu pembimbing sudah cukup untuk setiap kelompok ditambah anak-anak yang mandiri, Arga membuat prakaryanya sendiri sebagai penyemangat bagi anak-anak.




 (Karya kelompok satu.)

(Karya kelompok dua.)

(Karya kelompok tiga.)

 (Karya Mas Arga.)





 


"Catapult" pada Kunjungan Keempat

Jumat, 08 April 2016
Posted by Unknown
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

     Kali ini kita akan berbagi cerita tentang kunjungan kami ke TPA Al-Iman yang keempat. Seperti biasa, pada setiap kunjungan yang kami lakukan terdapat dua agenda utama, yaitu permainan dan pembuatan prakarya. Pada kunjungan kali ini, kita akan mengajak adik-adik TPA Al-Iman untuk bermain permainan “Sedang Apa ?” dan dilanjutkan dengan pembuatan prakarya catapult.
     
     Permainan “Sedang Apa ?” adalah permainan sederhana yang menguji kekreativan para pemainnya untuk menyambungkan kata. Dalam menyambungkan kata, pemilihan kata tentu diperhatikan. Jika kata yang disambung dengan kata yang sebelumnya terasa aneh, pemain yang menyambungkan kata dianggap kalah. Selain itu, waktu untuk memikirkan kata penyambung pun terbatas, saat bermain dengan adik-adik TPA Al-Iman, kami beri waktu tiga detik. Contohnya, pemain sebelumnya berkata, “Sedang apa ? Sedang apa ? Sedang apa sekarang ? Sekarang sedang apa ? Sedang apa ? Sekarang …” Lalu pemain berikutnya misalkan menjawab, “Sedang makan…sedang makan…sedang makan sekarang. Sekarang makan apa ? Makan apa ? Sekarang…lalu berlanjut ke pemain berikutnya dan seterusnya.   
     
     Dalam permainan yang dilakukan bersama adik-adik TPA Al-Iman kali ini, adik-adik dibagi menjadi empat kelompok sesuai kelompok prakarya yang telah ditentukan. Pada permainan ini, pembimbing pun ikut bermain. Dimulai dari kelompok satu sampai ke kelompok empat dan terus berputar sampai satu per satu kelompok dinyatakan kalah.

(Dari kanan secara berurutan : kelompok satu, kelompok empat, dan kelompok tiga saat bermain permainan “Sedang Apa ?”)

(Kelompok dua saat bermain permainan “Sedang Apa ?”)

(Final, kelompok empat vs kelompok satu yang akhirnya dimenangkan oleh kelompok empat.)
    
     Permainan usai, kini saatnya pembuatan prakarya. Dimulai dengan Abiyan yang mengeluarkan contoh prakarya catapult.

(Adik-adik TPA Al-Iman mengerubungi Abiyan yang sedang mengeluarkan contoh prakarya catapult.)

     Adik-adik langsung berkumpul sesuai kelompoknya masing-masing untuk membuat catapult. Setiap anak membuat satu catapult. Setelah jadi, setiap anak bisa membawa pulang karyanya masing-masing.

(Kelompok satu saat membuat prakarya catapult.)

(Kelompok  dua saat membuat prakarya catapult.)

(Kelompok  tiga saat membuat prakarya catapult.)

(Kelompok empat saat membuat prakarya catapult.)









Welcome to My Blog

Popular Post

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © 2013 Generasi Kreatif -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -