Posted by : Unknown
Selasa, 29 Maret 2016
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Halo sahabat Generasi Kreatif !
Kembali lagi bersama kami, kelompok 6 kelas b ! Kali ini kita akan berbagi
reportase menyenangkan tentang kunjungan ketiga kami ke TPA Al-Iman pada hari
Selasa tanggal 22 Maret 2016. Pada kunjungan ketiga ini, seperti
kunjungan-kunjungan sebelumnya, diisi dengan dua agenda, yaitu permainan dan membuat prakarya. Permainannya adalah melatih konsentrasi anak-anak
dengan metode cerita. Setiap kali Mas Jeehad mengucapkan “bebek”, setiap anak
harus menghindari tangkapan tangan teman sebelah kirinya dan menangkap telunjuk
tangan teman sebelah kanannya.
(Suasana menegangkan campur menyenangkan ketika
bermain permainan.)
Link video : https://www.youtube.com/watch?v=e3P4Y8vD5ws
Setelah permainan
berakhir, anak-anak yang kalah diberi hukuman. Hukumannya adalah menyanyikan
lagu Balonku tanpa huruf konsonan. Terdengar menggelikan hahaha…
(Suasana menggelikan saat anak-anak yang dihukum
menyanyikan lagu “Balonku” tanpa konsonan.)
Link video : https://www.youtube.com/watch?v=gI9YV8eJJLI
Permainan pun selesai, acara dilanjutkan dengan
pembuatan prakarya. Kali ini kami membuat sebuah prakarya yang ditunggu
anak-anak sejak lama. Pada pertemuan pertama, salah satu anggota kelompok kami
tidak sengaja menyebutkan akan membuat pistol. Padahal cara membuat pistol itu
belum tergambar sama sekali oleh kelompok kami. Akhirnya, dengan bantuan
internet untuk membuat prakarya pistol yang keren dan cukup aman bisa terwujud
pada kunjungan ketiga ini. Pistol ini terbuat dari stik es krim dan mampu
menembakkan lebih dari satu karet secara beruntun.
(Pistol semiotomatis.)
Referensi : https://www.youtube.com/watch?v=VbnIIn5OZhg
Sebelum kunjungan dilakukan, tentu kami melakukan percobaan terlebih
dahulu. Percobaan yang dilakukan pun tidak sekali dua kali, Kendala yang ditemui adalah
stik es krim yang sulit direkatkan dengan stik es krim lain menggunakan lem.
Masalahnya ada pada bahan stik es krim yang membuat lem sulit meresap. Oleh
karena itu, kami mencari lagi stik es krim dengan bahan yang berbeda. Akhirnya
kami menemukan stik es krim yang lebih mudah direkatkan walaupun lebih rapuh
dari yang sebelumnya.
(Perbedaan bahan stik es krim, yang dipakai untuk kunjungan adalah
yang sebelah kanan.)
(Percobaan membuat prakarya pistol.)
(Mencoba dan terus mencoba !)
(Pistol berhasil menembakkan karet mengenai sasaran,
percobaan berhasil !)
Acara membuat prakarya dimulai dengan demonstrasi
menembakkan pistol oleh Mas Arga dan Mas Jeehad. Ketika mereka berdua
mengeluarkan pistol dari tas, anak-anak berteriak, “Yeee…” Akhirnya apa yang
mereka tunggu-tunggu bisa terealisasikan juga. Setiap anak membuat pistolnya
masing-masing dibantu oleh pembimbing masing-masing kelompok.
(Kelompok satu.)
(Kelompok dua.)
(Kelompok tiga.)
(Kelompok empat.)
Kami bersyukur…setiap anak berhasil membuat pistolnya masing-masing.
Proses pembuatan pun berjalan dengan lancar dan menyenangkan.



















